Kamis, 20 November 2014

Duh...Manisnya

Ketika ku duduk di balik jendela, ada bayangan yang menghampiri. Semakin dekat dan terus mendekat. Hati semakin gelisah, antara takut dan penasaran, siapakah dia?
Suara ketukan pun terdengar, kurasa jemarinya bermaksud menyapa ku. 
Lalu, ku beranikan diri untuk melihat siapa yang ada di sana..

Oh... ternyata mata indah itu.
Mata yang ku perhatikan sejak pagi. Jantungku semakin berdegup kencang saat ku ketahui ialah yang lebih dulu  menyapa ku, senangnyaaaa..

Nada bicara yang Lembut, sorot mata yang indah, dan senyumnya yang teramat manis. Sungguh amat menyesal jika aku tak memperhatikan setiap garis wajahnya. 
Sungguh indah sekali ciptaanmu Tuhan.
Dirinya membuatku tak berkutik di depannya, bolehkah aku mengenalnya lebih jauh?